Cari di Blog Ini

Followers

Tuesday, August 16, 2016

SANG JENIUS ASAL MAMASA YANG MENGHENTAK DUNIA

Baca Juga


Drs Aryzenjaya, M.Eg
Drs Aryzenjaya, M.Eg
Jika Albert Enstein pernah menggemparkan dunia dengan teori  Relativitas dengan rumus E=mc2, pada abad ke-20 maka pada abad moderen ini dunia dihebohkan oleh otak emas Arizenjaya, putra asal Kabuoaten Mamasa yang  berhasil menemukan teori “Instrument Termodinamika Arizenjaya”  dengan rumus  E=az2 (Z kuadrat). Ahli dibidang energy terbarukan ini bakal mencengangkan dunia dengan produk – produk turunan hasil inovasinya yang diprediksi secara ilmiah digunakan pada 75 hingga 100 tahun mendatang

Mengenal lebih jauh Drs. Aryzenjaya, M.Eng

Siapakah Aryzenjaya? Banyak kalangan  berpendapat bahwa Aryzenjaya termasuk salah satu manusia  jenius yang langka di bumi. Sejarah dunia mencatat para Fisikawan dunia yang teknologinya digunakan hingga sekarang, nyaris tak ditemukan lagi generasinya setelah abad ke – 20.  Para Ilmiuwan besar  tersebut diantaranya  Albert Einstein,  Alexander Graham bell (Penemu Telepon),  Aristoteles (Penemu Sytem Metafisika), Isac Newton (Penemu Hukum Gravitasi) dan beberapa lagi yang lain. Seiring bergulirnya waktu,  melampaui beberapa abad kemudian, kini muncul generasi pelanjut yang setara dengan 10 Fisikawan tersohor.  Dialah Aryzenjaya , alumnus Magister Engineering System Universitas Gajah Mada.

Drs, Aryzenjaya Sambokaraeng, M, Eng, adalah nama lengkap penerima  SCIENCE EDUCATION AWORD dari Lembaga Internasional Indonesia Toray Science Foundatino (TTSF) Tahun 2000.  Dari segi penampilan pria kelahiran  7 September 1965 ini  tetap sederhana, tidak memperlihatkan sesuatu yang lebih menonjol dari orang lain. Tetapi ketika anda berkomunikasi dengannya apalagi jika dirinya disentuh dengan pertanyaan seputar teknologi yang ditemukannya maka anda tak akan dapat membendung ucapannya yang keluar bagai arus air yang deras. Disitulah perbedaan dirinya dari orang kebanyakan

Aryzenjaya yang kerap disapa Aryz adalah putra pertama dari 7 bersaudara. Ayahnya  bernama Yacobus Sambokarang asal Pongko-Waikata Orobua Kecamatan Sesenapadang Kabupaten Mamasa yang berprofesi sebagai pensiunan kepala sekolah SDN I Kanango Kabupaten Mamasa dan Ibu bernama Netty Montong Layuk asal Salutabang Kecamatan Bambang – Rantekatoan Kecamatan Mamasa. Arizenjaya kemudian menikah dengan Trice Madika dan dikaruniai 3 orang anak  yaitu Christianto Aryzenjaya, Christin Vani Anugerah Aryzenjaya dnn Cristink Schrodingrit Aryzenjaya.

Semasa kecil Aryz sudah memiliki jiwa besar dalam dirinya. Sebagai putra pertama Aryz telah menanamkan kerendaha hati pada dirinya untuk menjadi teladan bagi ke 6 saudaranya sehingga Ariz kerap memilih mengalah tapi dengan ketulusan. Aryz siap berkorban dengan  memberikan sesuatu yang menjadi miliknya demi untuk menyenangkan hati saudaranya.

Pada usia remaja otak jenius yang dimilikinya mulai nampak. Dimana suatu waktu ketika Aryz membantu orang tunya menjaga burung pipit di sawah yang sering mengganggu tanaman padi, Aryz membuat sebuah sangkar agar burung pipit yang beterbangan di sawah dapat masuk perangkapnya. Kebiasaan orang – orang di kampong  pada waktu itu apabila berada di sawah menjaga padinya dari serangan hama, akan membuat sangkar burung pipit.

 Umumnya sangkar tersebut dibuat dengan 2 pintu yang memiliki 2 arah mata angin yaitu timur dan barat. Tetapi Aryz membuat sangkar burung pipit secara unik berbeda dengan sangkar burung pipit lainnya  Aryz membuat sangkar dengan dibuat  4 pintu dari 4 arah mata angin yaitu timur, barat, utara dan selatan. otak cerdasnya mengatakan bahwa ke 4 arah mata angin tersebut akan mebuat burung pipit masuk ke dalam sangkar dengan mudah. Dan hasilnya sangkar buatan aryz lebih efektif meangkap burung pipit.

Usai menamatkan pendidikan di Sekolah Lanjutan Pendidikan Tingkat Pertama di SLTP Negeri I Mamasa Ariz kemudian hijrah ke Makassar yang dulunya bernama Ujung Pandang lalu melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Atas, SMA Negeri 2 Ujung Pandang dan tamat tahun 1985. Pada usia 25 tahun pengalaman organisasinya pun bermula. Kala itu Ariz  sebagai Ketua Kesatuan Pelajar Mahasiswa Polewali Mamasa Cabang Mamasa. Organisasi pelajar yang dipimpinnya itu berlangsung selama 4 tahun (1990-1994). Dalam kurun waktu tersebut  prestasi akademiknya semakin cemerlang dengan menduduki posisi sebagai Asisten Laboratorium Fisika FPMIPA IKIP Ujung Pandang tahun 1987-1991 dan hingga tahun 1998 juga sebagai anggota senat Bidang Penalanaran IKIP Ujubg Pandang

Sebagai seorang intelektual yang tinggi, maka tahun  1988 Aryz kemudian diminta untuk mengajar di sekolah SMP/SMA Gamaliel, SMA Katholik Rajawali & Cedrawasih serta sejumlah sekolah SMU di Makasar hingga tahun 1996.  

Soal kuliber, peraih predikat sebagai guru Profesional  bidang study  Fisika oleh Departement Pendidikan Nasional Republik Indonesia tahun 2007 ini, sangat menyukai makanan tradisional khas Mamasa. Salah satu makanan favoritnya adalah nasi ketan hitam yang disiram susu kerbau. Meski aryz lama berada diluar Mamasa dan menikmati makanan khas daerah lain namun bagi seorang aryzenjaya kepeduliannya terhadap budaya  daerah asalnya sangat tinggi.
Sebagai putra daerah kebudayaan daera  perlu dilestarikan sebagai kekayaan dan kebanggaan daerahnya . Terutama dalam melestarikan makanan khas Mamasa yang perlu dijaga kelestariannya, mengingat tantangan akan produk – pruduk makanan hasil olahan pabrik dan makanan yang siap saji siap pula menggeser kelezatan dan kealamian makanan tradisional khas Mamasa.    

Dalam memajukan pendidikan di Indonesia terutama dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam Aryz memulai tugasnya sebagai guru PNS di SMA Negeri 3 Sengkang Unggulan Kabupaten Wajo. Kedisiplinan dedikasi dan prestasi yang ditunjunkannya sehingga dirinya kemudian mendapat kehormatan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo untuk menyusun “Rancangan Rencana Strategis Dinas Pendidikan  Kabupaten Wajo tahun 2001-2005 yang kemudian saat itu langsung diporsentasikan di hadapan para Pengawas dan para Kepala Sekolah serta semua pejabat penting di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo pada 30 April 2001.

Pemikir yang luar biasa di era informasi ini ingin menjawab tantangan yang selama ini menjadi kekhawatiran banyak siswa di sekolah terutama di bidang mata pelajaran Fisika. Banyak siswa berpendapat bahwa pelajaran Fisika adalah mata pelajaran yang sulit, rumit dan membosankan dan hanya diminati oleh mereka yang mempunyai otak yang berkelas. Kalau otak pas – pasan menurut mereka lebih memilih jurusan lain seperti ilmu social, bahasa, dll yang lebih mudah dan tidak rumit oleh perhitungan matematika. Sebaliknya menurut Aryzenjaya, mata pelajaran Fisika justru indah dan mengasyikkan. Pelajaran Fisika adalah sebuah seni yang menghubungkan kita dengan alam, tubuh manusia dan fakta yang terjadi di sekitar kita.

Anggota ikatan Alumni Jurusan Fisika Universitas Makassar ini, menginspirasi para generasi muda untuk peka dengan perubahan dan dapat  beradaptasi dengan teknologi yang kian sarat dengan kemajuan. Sebuah metode yang ditemukan oleh Aryzenjaya yang mengubah paradigm bahwa mata pelajaran Fisika tidak perlu menjadi kengerian tapi justru menjadi pelajaran yang sangat bersahabat, menyenangkan dengan sentuhan – sentuhan eksperimen yang puitis, mencipta  melody dalam lagu, bahkan menjadi sebuah cerita cinta.

(Penulis : Elsi Juniaty)

No comments:

Post a Comment

Komentar

Hak Cipta: @lenterasulawesi . Powered by Blogger.