Cari di Blog Ini

Followers

Thursday, September 14, 2017

Testimoni Victor Paotonan Tentang H. Ramlan Badawi

Baca Juga

H. Ramlan badawi dan Victor Paotonan (foto: transtipo.com)
H. Ramlan badawi dan Victor Paotonan (foto: transtipo.com)
Victor Paotonan, mengenal  baik H. Ramlan Badawi dari tig sisi. Pertama, ketika bersama-sama menjadi bagian dari pembentukan Kabupaten mamasa. Kedua, ketika Victor menjadi Wakil Bupati mendampingi H. M. Said Saggaf pada rentang waktu waktu 2003 – 2008. Ketika itu H, Ramlan adalah Kepala Badan PMD dan juga pernah menjadi Kepala Dinas  Pendidikan. Ketiga, ketika mendampingin Ramlan sebagai Wakil Bupati untuk priode 2013 – 2018. Sayang, politisi yang bervokal indah ini dipanggil Tuhan Yang Maha Esa, 2016 silam.

Almarhum Victor Paotonan dalam testimoninya pada buku Drs. H. Ramlan Badawi, MH, dari Guru Hingga Bupati, terbitan Aliansi Wartawan Mamasa (Alwama) yang ditulis Drs. Taufik AAS P, banyak mengagumi sikap kesederhanaan H. Ramlan serta komunikasinya yang baik pada siapa saja. Bahkan almarhum Victor  Paotonan, akui banyak referensi tentang Bupati Mamasa ini, ia mengenal baik Ramlan secara pribadi dan kedinasan.

“Kami sudah cukup lama saling mengenal satu sama lain. Kalau berbicara tentang sosok beliau, bisa saya katakana bahwa beliau itu adalah pribadi yang sederhana. Berbicara tentang sosok sederhana yang melekat pada pemimpin. Ya itu yang disukai rakyat. Karena sederhana itu dimaksudkan pada keadaan sehar-hari yang apa adanya. Pak Ramlan juga memiliki gaya yang berimbang, ya antara pemimpin dengan rakyat, rakyat dengan pemimpinnya. “

“Selain sabar dalam berkarier di birokrat, sosok Pak Ramlan adalah pekerja ulet , tekun dan disiplin. Selama yang kami liat ya, ia sangat menghargai waktu dalam posisi jabatan apapun beliau.  Ya, selalu ontime-lah dalam setiap pertemuan-pertemuan. Dan saya kira semua teman-teman sejawat H. Ramlan, tau itu. Apalagi yang pernah dipimpin oleh beliau.”

Kekentalan hubungan antara H. Ramlan Badawi dan Victor Paotonan diakui oleh Victor sendiri, dimulai dari awal-awal perjuangan pembentukan Kabupaten Mamasa. Keduanya adalah sahabat  yang sama-sama ber-aktivis di organisasi kepemudaan, Angkatan Muda  Pembaharuan Indonesia (AMPI).

Pada era pembentukan Kabupaten Mamasa menurut Victor, Ramlan Badawi  mengambil peran penting dalam perjuangan pergerakan tersebut. Bahkan menurutnya,  Ramlan boleh dikatakan sebagai salah satu  penggagas  dalam pertemuan di  Bumi Lantang kada Nene, Mambi. Ia juga adalah Sekretaris Pertemuan, dan itu tercatat dalam sejarah terbentuknya Kabupaten Mamasa.

Sebagai  Wakil Bupati  (Wati) Mamasa kala itu (2013), Victor tuturkan kalau Ramlan Badawi adalah bupati yang sangat kedepankan komunikasi yang baik. Semua hal dibicarakan secara bersama-sama. Kalau ada perbedaan, memang tetap ada. Selalu dibicarakan dengan baik pada model komunikasi yang nyaman dan sejuk. Karena Ramlan  Badawi  itu tidak temperamental dan emosional.

“Boleh saya katakan, kalau ada dua, tiga, atau empat bupati dan wakil bupati yang paling kompak di Indonesia, ya, Mamasalah salah satunya. Semua hal dibicarakan. Saya tidak katakan, kalau yang lalu-lalu tidak seperti  ini. Tetapi paling tidak warnanya bedalah.”

Juga tentang “Curhat” dan keluh kesah Bupati H. Ramlan, kepada wakil bupati, menurut Victor Paotonan, biasa-biasa saja. Keluh kesah yang ada, ringan-ringan saja. Paling hanya bilang “capek” pada wakilnya. Pokoknya tidak ada keluhan yang heboh dan menegangkan.

(dari buku: Drs. H Ramlan Badawi, MH, Dari Guru Hingga Bupati/LS) 

No comments:

Post a Comment

Komentar

Hak Cipta: @lenterasulawesi . Powered by Blogger.